Posts

Showing posts with the label sistem politik indonesia

Gerakan Salat Lenturkan Saraf Tubuh

Image
Getty Images/Dan Kitwood Sumber: Komarudin Hidayat/Tribun News Kalau saja pesan salat bisa kita terapkan dalam pekerjaan dan aktivitas sehari-hari, tentu hasil kinerjanya akan optimal dan berkualitas. Dampak positif lain dari salat juga mendatangkan kesehatan. Jika kita perhatikan dan rasakan dalam gerakan-gerakan salat, dari mulai takbir mengangkat kedua tangan, ruku, sujud, duduk dan gerakan lainnya, jaringan saraf tubuh akan tetap lentur dan rileks. Dari banyak penelitian, sujud misalnya mampu membebaskan otak saraf dari kegelisahan, rasa resah dan tekanan kejiwaan. Kepasrahan yang dilakukan orang yang sujud membuat otak dan saraf menjadi tenang dan terasa kosong. Seorang yang salat telah berbagi keresahan dan kegelisahan hidupnya kepada Tuhannya sehingga akan terasa ringan. Dengan ucapan dan gerakan salat kita dapat menyatukan antara hati pikiran dan gerak untuk mencapai khusyuk. Mengapa tahajud pada waktu malam sang...

SID Ungkap List Lagu Album Terbaru

Image
Seperti yang dirilis oleh tokyohive.com pada bulan Juli lalu bahwa salah satu band beraliran visual kei asal Jepang, yakni SID akan merilis sebuah single baru pada tahun ini. Pada saat itu, judul untuk lagunya sendiri belum terungkap. Tapi tidak untuk sekarang. Single baru mereka disebut Itsuka, dan akan dirilis pada 28 September mendatang. Itsuka juga akan menjadi lagu pembuka untuk musik shoc TBS yang tayang September yakni CDTV. Itsuka adalah single pertama dari band dalam 10 bulan terakhir ini. Lagunya ditulis oleh sang gitaris, Shinji. Sementara lagu Shuufuu ditulis oleh bassist mereka, Aki. Sedangkan lagu ketiga adalah versi live dari No LDK, lagu yang tersedia dalam album mereka, DEAD STOCK yang dirilis Februari lalu. Ada tiga versi dari album terbaru SID, di mana dua di antaranya mencakup DVD. Edisi Terbatas A (CD):1. Itsuka2. Shuufuu3. No LDK (live version dari konser DEAD STOCK 2011)(DVD)1. Konser DEAD STOCK 2011 - Dokumentasi spesial versi A Edisi Terbatas B (CD...

Syarifuddin Akui Gunakan Paspornya ke Malaysia dan Singapura

Image
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik mengizinkan pulang M Syarifuddin, sepupu buronan KPK M Nazaruddin, usai menjalani pemeriksaan sekitar 24 jam di Mapolda Sumatera Utara, Medan, Rabu (10/8/2011) petang. Syarifuddin diperiksa polisi sebagai saksi, lantaran paspor miliknya digunakan Nazaruddin dalam pelariannya di luar negeri hingga akhirnya tertangkap di Kolombia, Minggu (7/8/2011). Saat ini, tim dari pemerintah Indonesia tengah berupaya untuk melakukan proses pemulangan Nazaruddin dari Kolombia melalui proses deportasi atau ekstradisi. Dalam pemeriksaan maraton hari kedua ini, Syarifuddin mengakui melakukan perjalanan ke Malaysia dan Singapura dengan menggunakan paspornya, sebagaimana data pihak Imigrasi. "Perjalanan pakai paspor ke Penang pada Mei 2011, dia mengakui. Dan perjalanan lewat pelabuhan di Batam, dia juga mengakui," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumut, Kombes (Pol) Raden Heru Prakoso, kepada Tribunnews.com, Rabu (10/8/2011) malam. Me...

Darwin: Tidak Ada Kenaikan Harga BBM

Image
Jakarta (ANTARA) - Menteri ESDM Darwin Saleh menegaskan, pemerintah tidak berencana menaikkan harga bahan bakar minyak bersubsidi pada 2011. "Sejauh ini, tidak ada rencana kenaikan harga BBM," katanya saat acara penandatanganan kerja sama antara Kementerian ESDM dan Bank Indonesia (BI) khususnya dalam pertukaran data dan informasi di Jakarta, Rabu. Pada acara yang dihadiri Gubernur BI Darmin Nasution tersebut, Darwin mengatakan, pemerintah akan fokus meningkatkan pengawasan BBM bersubsidi bekerja sama dengan pemda. Menurut dia, pemerintah akan menjaga volume BBM dan besaran subsidi tidak melebihi APBN Perubahan 2011 sebesar 40,49 juta kiloliter. Sebelumnya, sejumlah kalangan meminta pemerintah menaikkan harga BBM sebagai solusi mencegah penyalahgunaan akibat perbedaan disparitas dengan nonsubsidi yang cukup besar. Anggota Komisi VII DPR Dito Ganinduto mengingatkan, tanpa kenaikan harga, maka kuota BBM bakal terus terlampaui dan akibatnya subsidi akan...

Partai Demokrat Terima ALiran Dana dari Permai Group

Image
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Perusahaan Permai group milik M Nazaruddin tak hanya menggelontorkan dana ke DPR dan Wafid Muharam. Permai Group juga pernah menyetor uang untuk sebesar US$ 400 ribu dan Rp 1 miliar ke Partai Demokrat. Pernyataan itu dilontarkan oleh mantan Wakil Direktur Keuangan Permai Group, Yulianis, dalam kesaksiannya di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Rabu (10/8). "Saya mengeluarkan uang dua kali. Yang pertama US$ 400 ribu dan kedua Rp 1 miliar," ujarnya. Keterangan Yulianis itu terlontar setelah penasihat hukum Mindo Rosalina Manulang, Djufri Taufik, mencecarnya soal aliran dana ke partai yang dibina oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono itu. "Ada seteron dana ke Partai Demokrat?" tanya Djufri. "Apa perlu saya jawab?" jawab Yulianis. "Ya itu terserah saksi. Silakan!" kata Ketua Majelis Hakimm Suwidya. "Ada tanda terimanya tidak? " tanya Djufri usai Yulianis mengakui adanya aliran dana...

Nazaruddin Tertangkap, Mana Buronan Lainnya?

Image
INILAH.COM, Jakarta - Penangkapan Nazaruddin di Cartagena, Kolombia, Minggu (7/8/2011) lalu oleh polisi khusus Kolombia menyisakan anomali di publik Indonesia. Euforia yang muncul pasca penangkapan Nazaruddin nyatanya menyisakan kegetiran. Kemana buronan koruptor lainnya? Langkah pemerintah menangkap Nazaruddin jelas harus mendapat apresiasi. Namun sejatinya penangkapan Nazaruddin yang meninggalkan tanah air selama 77 hari ini menyisakan anomali serta paradoksal. Karena di saat bersamaan, republik ini masih memiliki segudang pekerjaan rumah terkait buronan penjarah uang publik. Anggota Komisi Hukum DPR Bambang Soesatyo mengatakan penangkapan Nazaruddin sama sekali tidak menambah citra positif terhadap penegakan hukum di Indonesia. Karena menurut Bambang, ada misteri dan tanda tanya. "Ada kesan diskriminasi perlakuan terhadap para buron, terutama sejumlah koruptor yang sudah sangat lama lari dari Indonesia," ujarnya melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (...

Pimpinan KPK Akan Diperiksa Usai Lebaran

Image
Liputan6.com, Jakarta: Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan diperiksa Komite Etik setelah Hari Raya Idulfitri, terkait pengakuan M. Nazaruddin yang bertemu dengan sejumlah petinggi KPK. Komite Etik masih fokus memeriksa beberapa saksi yang diduga terlibat dalam pertemuan tersebut. "Sekarang saksi-saksi dulu, mungkin setelah Lebaran baru pemeriksaan terhadap pimpinan," kata Ketua Komite Etik KPK Abdullah Hehamahua dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (9/8). Abdullah menjelaskan alasan komite memeriksa saksi terlebih dahulu supaya komite memiliki informasi dan data yang lengkap sehingga bisa divalidasi terhadap pimpinan. Mengenai siapa pimpinan KPK yang akan diperiksa pertama kali, Abdullah mengatakan, hampir semua pimpinan minta didahulukan. "Pokoknya siapa saja yang punya waktu. Tapi karena komite ingin membutuhkan keterangan, maka saksi yang diperiksa terlebih dahulu," ujarnya. Abdullah menambahkan hal tersebut dilakukan berdasa...

Melanggar Hak Cipta, Menkominfo Larang Masyarakat Unduh Lagu dari Internet

Image
REPUBLIKA.CO.ID,PALEMBANG--Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring menegaskan, pihaknya melarang masyarakat mengambil atau mengunduh lagu dari internet karena melanggar hak cipta. Tifatul Sembiring kepada wartawan di Palembang, Selasa, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak mengambil lagu di internet bila tidak ada izin dari penciptanya. Menteri Kominfo hadir ke Sumsel dalam serangkaian safari Ramadhan sekaligus melaksanakan silaturahmi dengan Gubernur H Alex Noerdin. Sebelumnya, menteri melaksanakan kunjungan ke salah satu Pondok Pesantren di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, selanjutnya berkunjung ke rumah dinas Gubernur Sumsel. Dia mengatakan, larangan itu supaya pencipta tidak dirugikan karena sekarang lagu yang beredar melalui internet tersebut banyak diambil masyarakat tanpa sepengetahuan sang pencipta. Ini berarti merugikan para pencipta sehingga pihaknya melarang masyarakat mengambil lagu tersebut bi...