Inggris Pertimbangkan Blokir Facebook, Twitter & BBM
Jakarta – Berbagai teknologi dinyatakan berperan dalam kerusuhan di Inggris. Sebut saja Twitter, Facebook dan BlackBerry Messenger. Pemerintah Inggris pun mempertimbangkan untuk memutus akses pada jejaring sosial dan layanan messaging saat terjadi kerusuhan. Ya, jika kerusuhan terjadi kembali, bukan tidak mungkin akses terhadap layanan-layanan tersebut bakal diblokir. Ini untuk menghalangi para perusuh mengorganisir kerusuhan via teknologi. “Ketika orang memakai social media untuk melakukan kekerasan, kita perlu menghentikan mereka. Kami bekerja dengan polisi, intelijen dan industri untuk meneliti apakah tepat untuk menghentikan orang berkomunikasi via website dan layanan itu saat kami tahu mereka merencanakan kekerasan, kekacauan dan kriminalitas,” ucap Perdana Menteri Inggris David Cameron. Lebih dari 1.300 orang telah ditangkap dengan tuduhan terlibat dalam aksi kerusuhan berikut penjarahan yang memaksa pengadilan bekerja 24 jam. BlackBerry Messenger, Twitter dan Fac...